Merdeka45 News| Manggarai, Flores NTT - Salah satu relawan yang sedang menjalankan tugas misi kemanusiaan Ahmad Zaki Ali (38), pendiri Relawan Gerak Bareng, meninggal dunia saat menjalankan misi bantuan ke wilayah terdampak gempa di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.

Ahmad dilaporkan meninggal akibat kelelahan saat dalam perjalanan membawa bantuan dari Reo, Kabupaten Manggarai, menuju Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Jumat 21 Agustus 2026 petang.

Jenazah Ahmad kemudian dievakuasi oleh Tim SAR ,Deputi Operasi dan Siaga Basarnas Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso mengatakan, jenazah Ahmad dipulangkan menggunakan helikopter menuju Bandara Komodo, Labuan Bajo.

Dari Bandara Komodo, jenazah dibawa ke RSUD Pratama Komodo Labuan Bajo sebelum dipulangkan ke rumah duka di Jakarta.

Kepergian Ahmad menjadi duka bagi para relawan yang tengah bergerak membantu masyarakat terdampak gempa di sejumlah wilayah Flores.

Ahmad merupakan salah satu relawan yang memilih terjun langsung ke wilayah terdampak untuk memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Bencana Flores NTT merupakan misi kemanusiaan terakhir bagi Ahmad.Tangis masyarakat korban bencana mengiringi perjalanan pulang almarhum Amad menuju Jakarta dengan ucapan, " Turut berduka dan selamat jalan pahlawan misi kemanusiaan".

Wendy