Bantuan tersebut diserahkan langsung Ketua DPD IWS Solok, Novita Maizar.S.Pd bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) IWS Solok. Dalam kegiatan tersebut turut hadir H. Imran, Drs. Antri Sopen, Pak Jeck, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya.

Ketua DPD IWS Solok, Novita Maizar, mengatakan kehadiran IWS bukan sekadar untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memastikan warga yang terdampak mengetahui bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi musibah.

“Bagi kami, ini bukan hanya soal bantuan. Ketika ada saudara kita terkena musibah, kita harus hadir dan membantu sesuai kemampuan. IWS adalah keluarga besar yang harus saling menguatkan,” tegas Novita.

Drs. Antri Sopen mengatakan masyarakat yang terdampak bencana membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. Menurutnya, semangat badunsanak harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya disampaikan dalam bentuk ucapan.

“Musibah ini harus kita hadapi bersama. Ketika ada saudara kita yang kesusahan, kita hadir. Bantuan boleh berbeda bentuk dan jumlahnya, tetapi tujuannya sama, yaitu meringankan beban masyarakat,” ujar Antri Sopen.

H. Imran mengingatkan bahwa bencana tidak dapat diprediksi dan kejadian galodo Kayu Aro kembali mengingatkan masyarakat terhadap musibah yang terjadi pada akhir tahun 2025 lalu.

“Kita tidak pernah tahu kapan bencana datang. Akhir 2025 kita sudah diuji dengan musibah, sekarang kembali terjadi. Justru dalam kondisi seperti inilah rasa kepedulian dan persaudaraan harus dibuktikan,” kata H. Imran.

Sementara itu, Ketua DPP IWS H. Gusmadi, saat dihubungi awak media melalui WhatsApp, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar IWS kepada warga Saniang Baka yang terdampak galodo Kayu Aro.

“Kami di DPP IWS tidak ingin semangat badunsanak hanya menjadi slogan. Kalau ada saudara kita terkena musibah, kita harus berusaha hadir. Jangan ukur kepedulian dari besar kecilnya bantuan, tetapi dari keikhlasan dan niat untuk berbagi beban,” tegas Gusmadi.

Selain menyalurkan bantuan, TRC IWS Solok juga melakukan pemantauan terhadap kondisi warga dan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi penyemangat bagi masyarakat Saniang Baka untuk menghadapi masa tanggap darurat secara bersama-sama.

TIMMN45