Sebanyak 36 ton beras disalurkan kepada 1.213 kepala keluarga (KK) penerima manfaat.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP Posyandu Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Solok Ir. Syoufitri, Wali Nagari Koto Sani Erinal Dianto, Ketua TP PKK Nagari Koto Sani, serta para orang tua penerima manfaat balita.
Tidak hanya bantuan beras, perhatian juga diberikan terhadap kebutuhan gizi anak. Sebanyak 46 balita di Nagari Koto Sani menerima masing-masing satu kilogram kacang hijau atau kacang padi sebagai tambahan pangan untuk mendukung pemenuhan gizi.
Ketua TP Posyandu Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, mengatakan TP PKK memiliki peran dalam mendorong pemenuhan kebutuhan pangan dan peningkatan gizi keluarga, terutama bagi anak usia balita.
“Dengan adanya TP PKK sebagai Bunda Ketahanan Pangan, untuk balita di Nagari Koto Sani terdapat 46 balita yang mendapatkan satu kilogram kacang hijau atau kacang padi. Ini untuk mendukung peningkatan gizi anak kita,” ujar Nia.
Ia mengingatkan bahwa pemenuhan gizi anak membutuhkan keterlibatan orang tua. Pemerintah dapat memberikan dukungan, namun pola makan sehat tetap perlu diterapkan dalam kehidupan keluarga sehari-hari.
Nia juga mengimbau orang tua agar mengutamakan makanan yang diolah secara alami bagi balita serta mengurangi penggunaan bahan penyedap maupun makanan dan minuman yang kurang baik bagi kesehatan anak.
Usai penyaluran bantuan pangan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan 8.000 ekor bibit lele kepada kelompok perikanan di Jorong Padang Balimbiang, Nagari Koto Sani. Nia Jon Firman Pandu turut menebarkan bibit lele secara langsung ke kolam pembesaran.
Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Solok, Ir. Syoufitri, mengatakan bibit lele tersebut diharapkan dapat dikembangkan secara berkelanjutan oleh kelompok penerima sehingga menjadi salah satu sumber pangan masyarakat.
“Bibit lele yang kita salurkan sekitar 8.000 ekor. Kita berharap ini dapat memperkuat cadangan pangan Kabupaten Solok dan juga mendukung ketahanan pangan Sumatera Barat,” kata Syoufitri.
Wali Nagari Koto Sani Erinal Dianto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Solok, khususnya Ketua TP PKK serta Dinas Perikanan dan Pangan, atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat.
Menurutnya, bantuan beras, tambahan pangan bagi balita, serta bibit lele memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus membuka peluang pengembangan sumber pangan lokal.
Penyaluran bantuan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan jangka pendek.
Pengembangan bibit lele dan pemanfaatan sumber pangan lokal diharapkan dapat terus dilakukan sehingga masyarakat semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga.TIMMN 45